Wednesday, May 25, 2016

Jennie S. Bev: Segala Sesuatu Itu Mudah, Tergantung Mindset Anda

Jennie S. Bev: Segala Sesuatu Itu Mudah, Tergantung Mindset Anda Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Jennie S. Bev dikenal sebagai salah satu penulis, pengusaha, dan pengajar yang sukses berkarir di Amerika Serikat. Ia menjadi salah satu anak bangsa yang berhasil menaklukkan kerasnya medan persaingan di ranah global. Alumnus Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini sekarang mantap berkarir di Kalifornia, Amerika Serikat. Sejumlah perusahaan dot.com sedang dia garap dan besarkan, dan sejumlah bisnis offline lainnya juga tengah dalam masa inkubasi. Ia juga aktif menulis di berbagai media di Indonesia, Singapura, Amerika, Kanada, Inggris, Perancis, dan Jerman. Lebih dari 900 artikel dalam bahasa Inggris telah dia tulis, dan tak kurang dari 64 buku dalam bahasa Inggris sudah dia terbitkan. Hebatnya, itu semua dia kerjakan di tengah-tengah kesibukannya mengurus bisnis dan masa-masa merampungkan studi doktoralnya.

Belakangan, profilnya banyak menghiasi sejumlah media massa lokal seperti majalah Fit, Femina, Bisnis Kita, Intisari, Chic, dll. Sebelumnya, Jennie juga sudah beberapa kali tampil di media massa internasional seperti Entrepreneur, Teen, People, Dong, Home Business, Canadian Business, Audrey, The Independent, dan San Fransisco Chronicle. Dan pada September 2006 lalu, Jennie merilis buku pertamanya dalam bahasa Indonesia yang berjudul Rahasia Sukses Terbesar. Buku motivasi tersebut men
... baca selengkapnya di Jennie S. Bev: Segala Sesuatu Itu Mudah, Tergantung Mindset Anda Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Sunday, May 22, 2016

Yang Terbaik

Yang Terbaik Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Dari kecil hingga sekarang hidupku selalu di iringi dengan mulut berbisa. Aku selalu merasakan depresi dalam menjalani hidup ini. Seperti tidak ada harapan untuk menyambut masa depan yang indah. Di kepalaku hanya masa depan yang suram saja. Setiap aku berangkat sekolah di perjalanan aku selalu di ejek dan di caci-maki oleh pelajar dari sekolah lain bahkan orang dewasa, maupun anak kecil juga seperti itu.

Di siang hari ketika aku pulang sekolah aku bertemu dengan tiga anak perempuan yang se–umuran dengan ku, ketika mereka melihatku mereka tertawa kecil. Di dalam hatiku berkata “sepertinya puas sekali yaa… Men-tertawakan orang lain karena keburukan fisiknya sedangkan mereka tidak mau jika di tertawakan seperti itu.” lalu aku secepatnya pergi dan menuju ke rumah.

Aku berfikir mengapa hidupku ini tidak seindah hidup orang lain, “mungkin aku tidak di takdirkan untuk mendapatkan kehidupan yang indah dan bahagia”

Suatu ketika aku melihat seorang anak tanpa kaki kanannya, aku lalu mendekatinya dan bertanya kepadanya.
“hai kau sedang apa?”
“aku ingin pergi ke toko untuk membeli beras”.
“tapi kenapa kau tidak meminta tolong pada orang lain saja atau biar ibumu yang membelinya?”
“Ibuku sedang sakit keluarga yang ada tinggal aku dan ibuku, dan aku kan masih punya kaki yang satunya jadi buat apa kita menyerah dan jangan merasa bahwa hidup kita tidak
... baca selengkapnya di Yang Terbaik Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Arsip